1. Menteri Pertahanan (Menhan) Letnan Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin
Dia merupakan lulusan AKABRI tahun 1974 yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sebelumnya ia merupakan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Manajemen Pertahanan pada 2019 hingga 2024. Sebelumnya, Sjafrie menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan periode 2010-2014.
2. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Mayor Inf (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono
Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2000 yang saat ini menjabat sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, sebelumnya ia merupakan Menteri ATR/BPN. Selain itu, pria yang akrab disapa AHY juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.
3. Menteri Luar Negeri Lettu Inf (Purn) Sugiono
Dia sempat bertugas di TNI Angkatan Darat pada 2001, namun ia keluar dari militer pada 2003. Politikus Partai Gerindra tersebut sempat menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024.
4. Menteri Transmigrasi Letkol (Purn) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara
Dia lulusan Akademi Militer tahun 1999 yang pernah bertugas di Lebanon pada 2006, sebagai tim perdamaian. Ia pensiun pada 2019, serta diketahui pernah menjadi CEO di konsultan komunikasi politik.
5. Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya (Purn) Donny Ermawan
Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1988 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Ia sempat menjabat sebagai Sekjen Kemhan sebelum menjabat Wamenhan.
6. Wakil Menteri ATR/BPN Mayor (Purn) Ossy Dermawan
Dia sempat menjabat sebagai Staf Pribadi Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, Ossy juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat.
7. Wakil Menteri Sekretaris Negara Marsekal Muda (Purn) Bambang Eko
Dia ditunjuk Prabowo sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara, dirinya menyelesaikan Sekolah Perwira pada 1987. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Hukum Setjen Kemhan), hingga dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial.
8. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksdya (Purn) Didit Herdiawan
Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan laut tahun 1984, sebelumnya isa sempat menjabat sebagai Ajudan Presiden SBY pada 2004-2009. Selain itu, ia sempat menjabat Wakil Kepala Staf TNI AL pada 2014-2015, Kasum TNi pada 2015-2-19, serta Irjen Kemenhan pada 2019.
9. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan
Dia dilantik Prabowo sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional, lulusan Akmil tahun 1970 tersebut memulai karir politiknya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura pada 1999 - 2000. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Plt Menteri ESDM, Kepala Staf Kepresidenan, Menko Bidang Polhukam, serta Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves).
10. Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Wiranto
Dia merupakan Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan pilihan Prabowo, ia sebelumnya merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Jokowi.
11. Penasihat Khusus Presiden bidang Kesehatan Letnan Jenderal (Purn) Terawan Agus Putranto
Dia merupakan eks Menteri Kesehatan era Jokowi yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Kesehatan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ketua Tim Dokter Kepresidenan pada 2009-2019.
12. Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
Dia merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), yang saat ini dipilih Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Akmil pada 2018-2020, lalu ia juga pernah menjabat sebagai Pandam V Jaya pada 2020-2021.
13. Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya
Dia menjadi salah satu perwira aktif yang mengisi jabatan sipil di Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, dia adalah ajudan Prabowo Subianto saat menjadi Menteri Pertahanan. Posisinya tersebut sempat menjadi sorotan, sebab dalam nomenklatur lama Sekretaris Kabinet merupakan jabatan setara menteri. Namun, dalam nomenklatur baru, jabatan Sekretariat Kabinet di bawah Kementerian Sekretaris Negara.
14. Kepala Basarnas Marsekal Muda Mohammad Syafii
Dia menjabat sebagai Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas). Sebelumnya Syafii merupakan sebelumnya menjabat Asisten Personalia (Aspers) Panglima TNI sejak 2024.
15. Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto
Dia dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 17 November 2021, sebelumnya dirinya menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya. Lulusan Akmil 1989 tersebut, pernah menjabat sebagai Kasdam Jaya pada 2018-2019, hingga Sesmilpres Kemensetneg pada 2019-2020.
16. Kepala BSSN Letnan Jenderal (Purn) Nugroho Sulistyo
Dia menjabat sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), ia dilantik oleh Prabowo pada 18 Februari 2025. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, hingga Staf Ahli Menhan Bidang Politik. Hingga akhirnya, pada Oktober 2024 ia menjabat sebagai Inspektur Utama BIN.
17. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayor Jenderal (Purn) Lodewyk Pusung
Dia sempat menjabat sebagai Pangdam I/BB pada tahun 2015-2017 hingga Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, dan ia pensiun pada tahun 2018.
18. Irjen Kementerian Pertanian Mayjen Irham
Dia menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian sejak akhir tahun lalu, sebelumnya ia merupakan Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat yang menjabat sejak 24 Agustus 2023.
19. Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Mayor Jenderal (Purn) Dadang Hendra Yuda
Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan.
20. Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Laksamana Pertama Ian Heriyawan
Dia sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI.
21. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago
Dia merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia ke-19. Ia lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI pada periode 2000–2004; Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada tahun 1999–2000; Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada tahun 1998–1999; serta Panglima Kodam III/Siliwangi pada periode 1997–1998.
22. Sekretaris Utama BGN Brigadir Jenderal (Purn) Sarwono
Sarwono lahir di Makassar pada tahun 1965 dan merupakan lulusan Akademi Militer (AKABRI) tahun 1988. Ia menempuh berbagai pendidikan militer dan kursus internasional, termasuk di Inggris, Australia, Italia, Bangladesh, dan Malaysia, dalam bidang sinyal, operasi perdamaian, dan pertahanan strategis. Dalam karier militernya, ia pernah menjabat sebagai Atase Pertahanan RI di Iran dan menduduki berbagai posisi strategis di BAIS TNI, Kementerian Pertahanan, serta misi PBB di Kongo dan Lebanon. Setelah purnatugas pada 1 September 2023, ia ditunjuk menjadi Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional sejak Oktober 2024.
23. Inspektur Utama BGN Brigadir Jenderal (Purn) Jimmy Alexander Adirman
Dia lahir di Medan pada 1966. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Krisna Dwipayana Bekasi pada 2011. Sebelum menjabat sebagai Inspektur Utama Badan Gizi Nasional, ia memiliki rekam jejak di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, antara lain sebagai Ses Ditjen Kuathan, Direktur Materiil, serta analis kebijakan di bidang audit sistem pertahanan siber. Ia juga merupakan Purnawirawan TNI AD dengan pengalaman di berbagai satuan strategis seperti Kostrad, Markas Besar TNI Angkatan Darat, dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan. Pengabdiannya yang luas mencerminkan komitmennya terhadap tata kelola dan pengawasan yang profesional.
24. Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Brigadir Jenderal (Purn) Suardi Samiran
Dia lahir di Makassar tahun 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (AKMIL) tahun 1990 dan menempuh berbagai pendidikan pengembangan karier di lingkungan TNI Angkatan Darat. Sepanjang karier militernya, ia mengemban berbagai penugasan strategis, baik di dalam maupun luar negeri, seperti di Timor Timur, Irian Jaya, Aceh, Vietnam, Burma, dan Singapura.
25. Direktur Utama BPJS Mayor Jenderal (Purn.) Priharti Pujowaskito
Dia dikenal sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan sekaligus purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal. Dia lahir di Solo, 29 Maret 1967, dan memiliki latar belakang pendidikan militer serta akademik kedokteran yang kuat, termasuk studi di Universitas Sebelas Maret dan pendidikan spesialis jantung di Universitas Airlangga.
BUMN
1. Direktur Utama Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani
Dia lahir pada 9 November 1970 di Jakarta. Dia merupakan seorang perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan keahlian di bidang Zeni Tempur. Lulusan Akademi Militer pada 1993 ini telah menempuh berbagai penugasan di lingkungan TNI dan dipercaya menjabat sebagai Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Pemilihan Umum dan Penguatan Partai Politik pada Kemenko Polhukam.
2. Wakil Direktur Utama Bulog Mayor Jenderal TNI (Purn.) Marga Taufiq
Dia lahir pada 17 April 1964. Dia adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat yang memiliki keahlian di bidang infanteri. Merupakan lulusan Akademi Militer pada 1987 dan telah menduduki berbagai posisi selama karier militernya, termasuk sebagai Panglima Divisi II Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dan Panglima Komando Daerah Militer XVI/Pattimura. Jabatan terakhir yang diemban adalah sebagai Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat serta Pejabat Ahli Kepala Staf Angkatan Darat Tingkat III Bidang Sosial Budaya, Pertahanan Keamanan, dan Narkoba.
3. Anggota Independen Dewan Pengawas Bulog: Mayor Jenderal TNI (Purn.) Arifin Seman
Dia lahir di Plaju, 4 Oktober 1951. Lulusan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) 1988 dan Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) 2001. Berkarir di Pusat Penerbangan TNI AD dengan jabatan terakhir sebagai Komandan Pusat Penerbangan TNI AD (2003-2008) dengan pangkat terakhir sebagai Mayor Jenderal. Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (2018) dan Komisaris Independen PT HK Realtindo (2020).
4. Anggota Independen Dewan Pengawas Bulog Inspektur Jenderal TNI (Purn.) Andi Geerhan Lantara
Dia lahir di Pare-Pare, 25 Mei 1956. Lulusan Sekolah AKABRI pada 1978; Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) pada 1995; Sesko TNI pada 2000; dan Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) pada 2006. Jabatan terakhirnya sebelum pensiun adalah Inspektur Jenderal TNI. Dia juga pernah menjadi Pangdam XII/Tanjungpura.
5. Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Glenny Kairupan
Dia merupakan pria kelahiran 11 Februari 1949 di Manado. Glenny menempuh pendidikan S1 di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dan S2 Filosofi di American World University. Sebelum menjadi direktur utama, Glenny mengemban jabatan sebagai Komisiaris PT Garuda Indonesia (2024-2025). Dia juga pernah mengemban berbagai jabatan seperti Staf Intel Dewan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum Departemen Pertahanan Keamanan; Komandan Resor Militer (Danrem) 073/Makutarama - Salatiga, Jawa Tengah; dan Wakil Komandan Resor Militer (Danrem) 164/Wiradharma - Dili, Timor-Timur.
6. Direktur Utama Antam Letnan Jenderal TNI Kehormatan Untung Budiharto
Dia lulus dari Akademi Militer pada 1988. Sepanjang karier militernya, dia telah mengemban berbagai jabatan, antara lain Panglima Komando Daerah Militer Jaya; Staf Khusus Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI); Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT); serta Direktur Operasi dan Latihan di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Dia juga pernah bertugas sebagai Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan; Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Waasops Kasad); serta Inspektur Daerah Militer XVIII/Kasuari.
7. Komisaris PT PLN (Persero) Marsda TNI (Purn) Bambang Eko Suhariyanto
Dia merupakan pria yang lahir di Jember pada 1 Oktober 1961. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Hukum Universitas Jember (1987); Magister Hukum Universitas Indonesia (2003); dan Doktor Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (2018). Dia menjabat sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia dan Staf Ahli Menteri Pertahanan.
8. Komisaris Independen PT PLN (Persero) Marsekal Pertama TNI (Purn.) Mutanto Juwono
Dia lahir di Kediri pada 22 November 1947. Dia adalah purnawirawan perwira tinggi TNI AU dengan pengalaman luas di operasi dan manajemen strategis militer.
9. Komisaris Independen PT Jasa Marga (Persero) Mayor Jenderal TNI (Purn.) Nachrowi Ramli
Dia memiliki latar belakang pendidikan dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1973); Akademi Sandi Negara (1980); dan meraih gelar S1 Ekonomi dari Universitas Borobudur (2004). Jabatan sebelumnya di antaranya Kepala Lembaga Sandi Negara (2002-2008); Sekretaris Umum Lembaga Sandi Negara (2001-2002); dan Deputi Bidang Pengamanan Persandian Lembaga Sandi Negara (1999-2001).
10. Komisaris Independen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Mayor Jenderal TNI (Purn.) Rusmanto
Dia merupakan pria yang lahir di Yogyakarta, 10 Desember 1957. Dia menempuh sejumlah pendidikan militer dimulai dari AKABRI Darat pada 1983; dilanjutkan dengan Seskoad pada 1996; Sesko TNI pada 2002; serta Lemhanas Republik Indonesia, PPSA XVIII pada 2012. Pada 2013 lalu, dia dipercaya sebagai Direktur Perhubungan TNI Angkatan Darat; kemudian dilanjutkan sebagai Koordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 2014. Di tahun yang sama hingga 2015, ia dipercaya sebagai Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat; pada 2015 hingga 2016, dia ditunjuk sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bidang Sosial.
11. Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dody Usodo Hargo
Dia lahir di Padang pada 5 Maret 1961. Riwayat pekerjaannya adalah Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana, juga pernah menjabat sebagai Wadanjen Akademi TNI. Latar belakang pendidikannya adalah S1 Ilmu Pemerintahan dari Universitas Terbuka (2000) dan S2 SDM dari Sekolah Tinggi Manajemen IMMI (2013).
12. Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono
Dia lahir di Madiun, 26 November 1965 yang menjadi Panglima TNI pada 2022–2023. Sebelumnya dia menjabat Kepala Staf Angkatan Laut (2020–2022); Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (2019-2020); Panglima Komando Armada I (2018–2019); dan berbagai jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut, termasuk Komandan Lantamal; Komandan Satuan Kapal; serta berbagai posisi di Markas Besar TNI AL dan Komando Armada.
13. Komisaris PT Telkom Indonesia Mayor (Purn.) Ossy Dermawan
Sebelum bergabung dengan Telkom, dia menjabat sebagai Direktur Eksekutif Museum SBY*Ani sejak 2020; Manajer Klub Bola Voli LavAni sejak 2019; serta Staf Pribadi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono sejak 2018. Sebelumnya, dia juga pernah menjadi Asespri Presiden ke-6 selama periode 2014–2018.
14. Komisaris Utama/Independen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Laksamana TNI (Purn.) Agus Suhartono
Dia lahir di Blitar 25 Agustus 1955 dan menjabat sebagai Panglima TNI (2010-2013); Kepala Staf TNI Angkatan Laut (2009-2010); Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (2009); Asisten Perencanaan dan Anggaran KSAL (2008-2009); dan Asisten Operasi (2008).
15. Anggota Dewan Pengawas Independen Perum DAMRI Brigjen TNI (Purn) Anwar Ende
Dia Lahir di Makassar pada 19 Maret 1950 dan menjalani tugas militer selama 31 tahun. Dengan jabatan terakhir sebagai Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat periode 2004-2006.
16. Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun
Dia merupakan purnawirawan TNI AD dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Alumnus Akademi Militer 1983 ini dari kecabangan Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Pati Ahli Kasad Bidang Hukum TNI AD. Dia juga telah menempati posisi strategis di institusi antara lain Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (2009—2010); Inspektur Kostrad Dirdok Kodiklatad (2012—2013); Danrem 131/Santiago (2013—2015); Pati Ahli Kasad Bidang Hukum (2015); Koorsahli Kasad (2015—2017).
17. Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium Brigjen TNI (Purn.) Hari Soebagijo
Dia merupakan purnawirawan TNI AD dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal. Alumnus Akademi Militer 1987 ini dari kecabangan Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Pati Mabes TNI AD setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapuskon Baranahan Kemhan.
18. Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Bukit Asam Tbk Letnan Jenderal TNI (Purn) Bambang Ismawan
Dia merupakan Lulusan Akademi Militer pada 1988. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (TNI) (2023-2024) dan Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI (2021-2023).
19. Presiden Komisaris/Independen PT Timah Tbk Letnan Jenderal TNI (Purn.) Agus Rohman
Dia merupakan lulusan Akademi Militer pada 1988. Dia menyelesaikan pendidikan di Lemhanas pada 2015 dan merupakan lulusan Universitas Jendral Ahmad Yani (Smart Military University) Cimahi dengan gelar Magister Ilmu Pemerintah pada 2019.
20. Komisaris Independen PT Timah Tbk Mayor Jenderal TNI (Purn.) M. Hita Tunggal
Dia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STT AL) dengan gelar Sarjana Teknik Manajemen Industri yang diperolehnya pada 1995. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum Settama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada periode 2018–2019; Staf Khusus Panglima TNI pada tahun 2019–2020; dan pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan dan Operasional PT Kawasan Industri Medan (Persero) periode 2021-2025
21. Direktur Utama PT Timah Tbk Kolonel Infanteri (Purn.) Restu Widiyantoro
Dia merupakan lulusan King’s College London dengan gelar Diploma Pascasarjana (S2) yang diperolehnya pada tahun 1997 dan meraih gelar Master of Defence dari Cranfield University pada 1999. Dalam karier militernya, beliau pernah dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia dalam misi perdamaian PBB (bersama Dansatgas Indo Force Protection Company Letkol), Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) VI/Mulawarman, serta Komandan Korem 022/Pantai Timur.
22. Direktur Operasi PT Timah Tbk Mayor Jenderal TNI (Purn.) Handy Geniardi
Pria kelahiran Jakarta 12 Juni 1964 ini merupakan Purnawirawan TNI Angkatan Darat yang berpangkat Mayor Jendral TNI. Jabatan yang pernah diemban adalah KABINDA Papua dan Maluku Utara, Direktorat A BAIS TNI; Wakabais TNI; dan terakhir menjabat sebagai Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI. Dia merupakan lulusan LEMHANNAS PPSA 2021; Manajemen (S1) 2009; dan Magister Manajemen (S2) 2013 di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI.
23. Komisaris Utama PT Len Industri (Persero) Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo
Dia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1994 dengan latar belakang Korps Infanteri, dan memperoleh gelar sarjana ekonomi. Karier militernya banyak dihabiskan di lingkungan Komando Pasukan Khusus dan Pasukan Pengamanan Presiden, dengan pengalaman memimpin satuan-satuan elit.
24. Komisaris PT Len Industri (Persero) Mayor Jenderal TNI (Purn) Eddy Syahputra Siahaan
Mayor Jenderal TNI (Purn) Eddy Syahputra Siahaan merupakan lulusan Akademi Militer 1987 dari kecabangan Infanteri. Dalam karier militernya, beliau menduduki berbagai jabatan hingga yang terakhir adalah Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional RI (Wantannas RI).
25. Komisaris Independen PT Len Industri (Persero) Mayor Jenderal TNI (Purn) Arkamelvi Karmani
Dia merupakan lulusan Akademi Militer 1989 dan menempuh pendidikan tinggi di Universitas Krisnadwipayana, memperoleh gelar Sarjana Ekonomi. Dalam pengabdiannya, dia pernah menjabat posisi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat.
26. Komisaris Utama PT Dahana Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan
Dia merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara 1988 dan meraih Medali Adhi Makayasa. Jenderal Bintang Tiga ini sebelumnya adalah Pangkoopsau II. Lahir di Surakarta tahun 1965, ia mulai bergabung dengan Dahana sejak 2020.
27. Komisaris PT Dahana Brigjen TNI (Purn.) Rusdianto
Dia adalah seorang purnawirawan TNI AD yang merupakan Alumni Akademi Militer 1987 dari kecabangan Artileri Medan, Inspektur I Itjen Kemhan dan terakhir kali menjabat sebagai Asisten Khusus Wamenhan Bidang Sosial Budaya. Rusdianto menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Islam Sumatra Utara dan S2 di Universitas Pertahanan. Rusdianto diangkat sebagai Komisaris PT Dahana berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-306/ MBU/12/2024 tanggal 16 Desember 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris PT DAHANA.
28. Komisaris Utama PT Pindad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Saat ini, dia juga menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) sejak 29 November 2023. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) (2022-2023); Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana (2020-2022); Komandan Paspampres (2018-2020); serta Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2018).
29. Komisaris Independen PT Pindad Mayjen TNI (Purn.) Surawahadi
Diangkat menjadi Komisaris Independen berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-301/MBU/12/2024 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Len Industri selaku Para Pemegang Saham PT Pindad Nomor: 010/KRUPS/LEN-PINDAD/XII/2024 tanggal 16 Desember 2024.
30. Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Marsda TNI (Purn.) Gita Amperiawan
Dia memiliki riwayat pendidikan Philosophy Doctor di Cranfield University, Inggris dan sarjana dari Institut Teknologi Bandung. Sebelumnya, dia sempat memangku jabatan sebagai Kepala Subdirektorat Teknologi Pertahanan Kementerian Pertahanan, juga sempat menjabat sebagai Komandan Unit Pemeliharaan Angkatan Udara Indonesia.
31. Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia Marsekal TNI M. Tonny Harjono
Dia Lahir di Jakarta pada tanggal 4 Oktober 1971, dia adalah lulusan Akademi Angkatan Udara pada 1993 dan juga tercatat telah menghadiri berbagai pendidikan di Sekolah Penerbangan ke-50 pada 1996; Konversi F-16 pada tahun 1997; dan Sekolah Unit Komando Angkatan Udara ke-71 pada 2002.
32. Wakil Komisaris PT Dirgantara Indonesia Marsekal Madya TNI (HOR) (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol
Dia Lahir di Jakarta pada 28 Mei 1961 yang merupakan lulusan AKABRI 1984. Riwayat jabatan terakhirnya adalah sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan RI pada 2020.
33. Komisaris Utama PT Pal Indonesia Laksamana TNI Muhammad Ali
Dia lahir di Bandung, 9 April 1967 dan menyelesaikan pendidikan militer Akademi Angkatan ke-35 (1989). Saat ini dia adalah Kepala Staf TNI Angkatan Laut.
34. Komisaris Independen PT Pal Indonesia Laksamana Muda TNI Tri Harsono
Dia Lahir di Bandung, 4 November 1967. Dia menyelesaikan pendidikan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-XXXV pada 1989, dan telah menyelesaikan S2 Magister Terapan Opsla, Seskoal Jakarta pada 2022. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Arsenal Dissenlekal; Dansat siber TNI (2023); Kadiskomlekal (2023-2024); Askomlek Kasal (2024-sekarang).
35. Direktur Utama MIND ID Marsekal Muda TNI (Purn) Maroef Sjamsoeddin
Dia adalah adik dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Sebelumnya, ia pernah menjadi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Kontra Separatis BIN, Sahli Hankam BIN, dan Wakil Kepala BIN
36. Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo
Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo merupakan Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara lulusan Akademi Militer 1984, ia sempat menjabat sebagai Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan.
(dov/frg)
































