Dalam rencana penerbitan Tahap II tahun 2026, obligasi dibagi menjadi dua seri. Seri A senilai Rp450 miliar dengan tenor lima tahun dan tingkat bunga 7,75% per tahun. Seri B sebesar Rp150 miliar dengan tenor tujuh tahun dan bunga 8,25% per tahun.
Berdasarkan hasil pemeringkatan PT Peringkat Efek Indonesia (Pefindo), obligasi tersebut memperoleh peringkat idA (Single A).
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas.
Dana hasil penawaran umum, setelah dikurangi biaya emisi, direncanakan sebesar 31,67% akan dipinjamkan kepada entitas anak PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara, sebesar 60% kepada PT Royaltama Mulia Kencana, dan sisanya digunakan untuk modal kerja perseroan.
(dhf)






























