Logo Bloomberg Technoz

Yield SUN Turun, Tapi Rupiah Malah Terlemah Sepanjang Sejarah

Tim Riset Bloomberg Technoz
25 May 2026 13:19

Ilustrasi Surat Utang (Diolah)
Ilustrasi Surat Utang (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi beli mewarnai pasar Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan siang ini, di tengah pelemahan rupiah yang masih berlanjut. 

Melansir data Bloomberg, imbal hasil SUN turun pada hampir semua tenor. Imbal hasil tenor acuan 10 tahun turun paling banyak 5,2 bps menjadi 6,68%. 

Sementara, tenor 4 dan 5 tahun mengalami penurunan imbal hasil 5 bps ke 6,72% dan 6,66%. Begitu juga dengan tenor pendek 1 dan 2 tahun turun 1,7 bps dan 1,9 bps masing-masing ke 6,69% dan 6,66%. 

Aksi beli terjadi di pasar surat utang. (Bloomberg)

Aksi beli di pasar obligasi hari ini tertopang oleh langkah intervensi pemerintah guna meredam volatilitas rupiah. Otoritas fiskal dan moneter melakukan intervensi dengan membeli surat utang di pasar sekunder, dengan target penyerapan Rp2 triliun per hari. 

Sementara, surat utang pemerintah berdenominasi dolar AS (INDON) cenderung stagnan. Imbal hasil tenor 2 tahun tercatat di 4,27%, 3 tahun di 4,46%, tenor 5 tahun 4,84%, dan tenor 7 tahun 5,12%. Lalu, tenor 10 tahun 5,44%, dan tenor 30 tahun 5,79%.