Dalam kesempatan itu, menurut Rosan, Prabowo menyampaikan pesan kunci bahwa Indonesia tidak lagi dipandang sebagai negara dengan potensi yang tertidur. “Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini mungkin Indonesia dikenalnya as a sleeping giant, tapi we’re not sleeping anymore. Now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di Indonesia,” ujar Rosan mengutip pernyataan Prabowo.
Rosan menambahkan, dari diskusi tersebut muncul sejumlah potensi kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain teknologi, energi terbarukan (renewable energy), infrastruktur, real estate, serta ekonomi digital. Harapannya, kerja sama itu juga mencakup transfer of knowledge. Selain itu, ada pula ketertarikan investor untuk mendukung pengembangan kewirausahaan dan dunia usaha di Indonesia.
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir menjelaskan, para investor menunjukkan minat kuat tidak hanya untuk berinvestasi, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang dengan membuka kantor langsung di Indonesia. “Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi Bapak Presiden bisa menerima mereka semua,” kata Pandu.
Ia menyebut para CEO tersebut datang langsung dari berbagai pusat keuangan dunia, mulai dari Los Angeles, New York, London, hingga Eropa, untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo. Menurut Pandu, penguatan pasar modal dan confidence building menjadi salah satu topik utama. Para investor, kata dia, sangat mengapresiasi penekanan Prabowo pada penguatan sistem hukum dan kepastian hukum.
“Mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system, dan juga mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan,” ujarnya.
Ia pun menyebut sejumlah investor di sektor-sektor seperti energi transisi, infrastruktur, teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan, bahkan sudah melakukan pembahasan lebih lanjut di pertemuan itu sehingga bukan hanya sekadar diskusi.
(red)





























