Logo Bloomberg Technoz

Menlu: Board of Peace Tanpa Iuran, RI Kirim Pasukan

21 February 2026 19:19

Menlu Sugiono usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Menlu Sugiono usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia belum memberikan dana apapun kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace). Menurutnya, Indonesia bisa menjadi anggota dewan tersebut tanpa harus memberikan kontribusi dalam bentuk finansial.

Sugiono mengakui bahwa Board of Peace memang menawarkan calon anggotanya untuk membayar biaya kontribusi sebesar USD 1 miliar. Hanya saja menurutnya, biaya itu bukan merupakan wajib maupun syarat utama untuk menjadi anggota Board of Peace.

"Dari awal saya bilang ini namanya bukan iuran keanggotaan. Bukan syarat keanggotaan. Kita sekarang sudah anggota (Board of Peace) jadi tidak perlu bayar juga tidak apa-apa," ujar Sugiono, Jumat (20/2) waktu setempat.


Selain itu, ia juga mengonfirmasi bahwa Indonesia juga belum menyumbang iuran bagi rekonstruksi Gaza, yang nilainya diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada pertemuan perdana Board of Peace sehari sebelumnya.

Sugiono mengatakan bahwa iuran tersebut adalah sumbangan lain di luar kontribusi keanggotaan sebesar USD 1 miliar. Sembilan negara, yakni Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait, telah menyatakan komitmen kontribusi dengan total mencapai USD 7 miliar.

Baca Juga