Logo Bloomberg Technoz

Kala IHSG Melesat 1%, Investor Asing Masih di Posisi Jual

Muhammad Julian Fadli
11 February 2026 08:51

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 10 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan menguat 1,24% hingga melesat di posisi 8.131,73. Namun, investor asing masih di posisi jual.

Berseberangan jauh dengan tren penguatan IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp917,26 miliar pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga net sell sejumlah Rp707,77 miliar.

Adapun investor asing net sell yang deras terhadap saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang nilainya mencapai Rp483,15 miliar. Tidak sejalan manuver jual, saham BUMI justru berhasil menguat 3,33% hingga berada di posisi Rp248/saham.


10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan, Selasa (10/2/2026):

  1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp483,15 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp328,08 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp145,67 miliar
  4. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp134,59 miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp129,79 miliar
  6. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp97,28 miliar
  7. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp70,32 miliar
  8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp65,2 miliar
  9. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp51,78 miliar
  10. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp47,56 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp472,78 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BMRI menguat 2% di posisi Rp5.100/saham.