Logo Bloomberg Technoz

Hadis tersebut menegaskan keutamaan qiyam Ramadan tanpa menjadikannya kewajiban yang memberatkan umat.

Ramadan dan Bolehkah Tarawih Sendiri?

Pada dasarnya, tarawih lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid. Namun, terdapat dalil yang menunjukkan kebolehan melaksanakannya secara munfarid atau sendiri di rumah.

Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Aisyah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

“Dari 'Aisyah Ummil Mu'minin radliyallahu 'anha, sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam salat di masjid, lalu banyak orang salat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah sudah berkumpul menunggu Nabi tapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam justru tidak keluar menemui mereka. Pagi harinya beliau bersabda, 'Sunguh aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali bila salat ini diwajibkan pada kalian.' Sayyidah 'Aisyah berkata, 'Hal itu terjadi pada bulan Ramadan'.”

Hadis ini menunjukkan bahwa tarawih bukan ibadah wajib, sehingga pelaksanaannya fleksibel sesuai kondisi masing-masing.

Alasan Diperbolehkan Tarawih di Rumah

Beberapa kondisi yang membolehkan seseorang melaksanakan tarawih di rumah antara lain karena uzur atau berhalangan. Sakit, kelelahan, pekerjaan, atau kebutuhan mendesak dapat menjadi alasan yang dibenarkan syariat.

Islam juga memberikan kemudahan dalam beribadah. Setiap individu memiliki kondisi berbeda sehingga pelaksanaan ibadah dapat menyesuaikan kemampuan.

Selama salat dilakukan dengan benar dan khusyuk, tarawih di rumah tetap sah serta berpahala.

Ramadan dan Tata Cara Tarawih Mandiri

Ilustrasi ⁠Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud (Envato)

Jumlah rakaat tarawih beragam, bisa 8, 20, atau 36 rakaat. Jika memilih 11 rakaat, maka terdiri dari 8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir.

Pelaksanaan dimulai dengan niat salat tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala. Dilanjutkan takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, surat pendek, ruku, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, tahiyat, dan salam.

Setelah selesai, dianjurkan membaca istighfar dan doa. Ibadah kemudian ditutup dengan salat witir tiga rakaat.

Ramadan dan Keutamaan Berjamaah

Meski boleh dilakukan sendiri, tarawih berjamaah memiliki banyak keutamaan. Pahala salat berjamaah disebut lebih besar dibanding salat sendiri.

Selain itu, jamaah juga memberikan kesempatan memperoleh ilmu dari tausiyah. Anak-anak pun dapat ditanamkan kecintaan terhadap masjid sejak dini.

Momentum Ramadan juga menjadi sarana mempererat ukhuwah serta mengharapkan ampunan dosa dan keberkahan hidup.

Ramadan dan Hukum Tarawih di Masjid bagi Wanita

Penjelasan mengenai tempat terbaik salat bagi perempuan juga disampaikan oleh Dr. Syafiq Riza Basalamah melalui akun Instagram resminya.

Ia menjelaskan bahwa perempuan dianjurkan melaksanakan salat, baik wajib maupun tarawih, di rumah. Hal ini merujuk pada keterangan bahwa sebaik-baik tempat salat bagi perempuan adalah di rumahnya.

Salat di rumah dinilai lebih menjaga kekhusyukan dan memungkinkan pelaksanaan yang lebih tenang serta tidak tergesa-gesa.

Namun, jika dalam praktiknya salat di rumah justru membuat kurang khusyuk atau terlalu singkat, perempuan diperbolehkan salat di masjid. Dengan demikian, pilihan tempat salat dapat disesuaikan dengan kondisi yang paling mendukung kualitas ibadah.

Ramadan dan Pilihan yang Bijak

Pada akhirnya, Islam memberikan ruang kemudahan bagi umatnya. Tarawih di rumah maupun di masjid sama-sama sah dan bernilai ibadah.

Bagi perempuan, rumah menjadi pilihan yang lebih utama menurut banyak pendapat ulama. Namun, kondisi pribadi tetap menjadi pertimbangan penting.

Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, bukan sekadar memilih lokasi pelaksanaan. Yang terpenting adalah keikhlasan, kekhusyukan, dan konsistensi dalam menjalankannya.

(seo)

No more pages