Logo Bloomberg Technoz

Perempuan Tarawih Sebaiknya di Rumah atau Masjid? Ini Hukumnya

Referensi
20 February 2026 10:46

Ilustrasi ⁠Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud (Envato)
Ilustrasi ⁠Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bulan Ramadan selalu identik dengan pelaksanaan salat tarawih setelah Isya. Bagi perempuan Muslimah, muncul pertanyaan yang kerap mengemuka setiap tahunnya: lebih utama salat tarawih di rumah atau di masjid.

Dalam ajaran Islam, keduanya diperbolehkan. Namun, sejumlah ulama menegaskan bahwa salat perempuan lebih utama dilaksanakan di rumah demi menjaga kenyamanan, kehormatan, dan kekhusyukan ibadah.

Ramadan dan Dasar Hukum Salat Tarawih

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan pada 19 Februari 2026 (Diolah)

Menurut penjelasan yang dimuat di NU Online, Syekh Wahbah Zuhaili dalam kitab Al-Fiqahul Islami wa Adillatuh menyebutkan bahwa hukum salat tarawih adalah sunnah kifayah.


Artinya, ibadah ini sangat dianjurkan dan berpahala jika dikerjakan, namun tidak berdosa apabila ditinggalkan. Dasar anjuran tersebut merujuk pada hadis riwayat Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: 'Barangsiapa yang melakukan ibadah (salat tarawih) di bulan Ramadan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya diampuni dosa-dosanya yang telah lewat.'”