Sementara itu, aturan berbuka di LRT Jabodebek diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun mulai waktu adzan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna.
“Pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama,” ujarnya.
Selain memberikan kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek. Pihaknya mengimbau seluruh pengguna untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka di dalam kereta.
“Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” tambahnya.
Dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.
(ain)






























