Logo Bloomberg Technoz

Ia menambahkan, perseroan masih perlu berkoordinasi dengan pemegang saham pengendali lama serta manajemen sebelumnya karena sejumlah aspek berasal dari periode pengelolaan terdahulu.

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Terkait rencana penyajian kembali (restatement) laporan keuangan yang melibatkan kantor akuntan publik (KAP) lama, manajemen akan menyampaikan hal tersebut kepada Komite Audit guna memastikan koordinasi antara KAP lama dan KAP baru sesuai ketentuan yang berlaku.

Firrisky juga menyatakan bahwa manajemen perseroan saat ini tidak memiliki keterkaitan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara hukum pada periode sebelumnya. Ia menegaskan perlunya kejelasan hukum guna memberikan kepastian kepada pasar dan investor.

Firrisky mengatakan perseroan tidak memiliki hubungan kepemilikan maupun keterkaitan operasional, termasuk secara digital, serta tidak lagi terafiliasi dengan pemegang saham pengendali maupun jajaran direksi lama yang terkait dengan kasus dugaan manipulasi saham. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Senin, 9 Februari 2026.

Ia menambahkan, sanksi administratif yang timbul akibat penerapan tata kelola pada periode sebelumnya menjadi tanggung jawab manajemen lama. Sementara itu, manajemen saat ini menyatakan komitmen untuk bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan serta mengedepankan prinsip transparansi.

Pengendali Baru

Saat ini, PT Morris Capital Indonesia (MCI) merupakan pengendali baru PIPA setelah mengakuisisi 49,92% saham pada akhir 2025. Akuisisi tersebut mengubah arah bisnis PIPA dari produsen pipa plastik menjadi perusahaan yang fokus pada sektor energi dan infrastruktur.

Di bawah kendali MCI, PIPA menerima suntikan aset senilai sekitar Rp3 triliun dan menargetkan penguatan modal melalui aksi korporasi, termasuk rencana right issue yang ditargetkan rampung pada paruh kedua 2026. Ke depan, perseroan akan memprioritaskan bisnis migas, logistik, dan pipa HDPE dengan target pendapatan berulang dan margin tinggi.

Sebagai bagian dari transformasi, PIPA juga menyiapkan rebranding, termasuk perubahan nama, logo, dan lokasi operasional, seiring masuknya manajemen baru.

(dhf)

No more pages