Bitcoin Masih Sideways di US$69.305, Pilih Beli atau Jual?
Redaksi
10 February 2026 10:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga Bitcoin masih berusaha bertahan pada level US$70.000-an setelah sempat dihempas badai gelombang jual hingga membuatnya ambruk ke US$63.474, posisi yang terdiskon sekitar 50% dari posisi terbaik (all time high/ath).
Gelombang fluktuasi besar diprediksi tak akan terjadi dalam jangka pendek, melihat volatilitas pasar opsi yang turun tajam, dari sekitar 83% pada Kamis menjadi sekitar 60% di awal pekan.
Griffin Ardern, kepala riset dan perdagangan opsi di BloFin mebedah secara teknikal. Skew 25-delta call-put, yang mengukur apakah ketakutan atau keserakahan (fear or greed) mendominasi penetapan harga opsi, masih sangat condong ke arah put, menunjukkan permintaan perlindungan terhadap penurunan harga.
Aset kripto paling berharga di dunia ini melemah tipis hingga Selasa (10/2/2026) siang pukul 10.30 waktu Indonesia dengan kisaran harga US$69.877—US$70.123. Meski begitu posisinya masih negatif nyaris 20% sepanjang 2026 atau year to date (ytd).
Pasar tidak cukup percaya diri saat ini, terlebih posisi dana institusi US$1,7 miliar keluar pada pekan lalu yang berakhir 6 Februari. Dengan posisi arus dana tahunan dalam posisi net outflow US$1 miliar dapat diprediksi bahwa keyakinan bullish masih lemah sebelum BTC turun di bawah US$70.000 untuk pertama kalinya sejak Oktober 2024.

































