Ketegangan AS–Iran, Kapal AS Diminta Menjauh dari Selat Hormuz
News
10 February 2026 08:20

Courtney McBride dan Ben Bartenstein - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis peringatan resmi agar kapal-kapal berbendera Amerika menjauh sejauh mungkin dari perairan Iran saat melintasi Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah sebuah kapal diganggu pekan lalu, di tengah ketegangan yang terus menyelimuti hubungan Washington dan Teheran.
Dalam peringatan maritim yang dirilis pada Senin (9/2), pemerintah AS menyebut bahwa pasukan Iran secara historis kerap menggunakan kapal kecil dan helikopter dalam operasi pemeriksaan, serta mencoba memaksa kapal komersial masuk ke wilayah perairan mereka. Insiden serupa dilaporkan baru saja terjadi pada 3 Februari lalu.
Peringatan ini muncul hanya beberapa hari setelah pejabat AS dan Iran melangsungkan pembicaraan diplomatik di Oman pada Jumat lalu. Pertemuan tersebut terjadi di bawah bayang-bayang ancaman serangan udara yang berulang kali dilontarkan Presiden Donald Trump terhadap Teheran, baik terkait penumpasan kekerasan dalam protes domestik maupun program nuklir Iran.
Pekan lalu, Komando Pusat AS (CENTCOM) juga melaporkan telah menembak jatuh sebuah pesawat nirawak (drone) Iran yang diklaim "mendekat secara agresif" ke kapal Angkatan Laut AS. Meskipun kedua belah pihak memberikan sinyal positif pasca-pertemuan di Oman dan setuju untuk berdialog kembali, para analis menilai peluang tercapainya kesepakatan sangat tipis. Bahkan, Teheran justru dilaporkan meningkatkan tindakan kerasnya selama akhir pekan lalu.

































