AS Incar Mineral Kritis, Serbuan Rokok Gelap & Presidensi Trump
Bloomberg Businessweek Indonesia
10 February 2026 13:12

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia menempati posisi yang strategis sekaligus rawan di tengah persaingan sengit dua raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS) dan China memperebutkan sumber daya mineral kritis yang menjadi bahan baku penting mendukung transformasi energi industri global.
Penekanan Negeri Paman Sam yang meminta akses khusus terhadap sumber daya mineral kritis Indonesia, sebagai salah satu bagian utama negosiasi perjanjian dagang, menyisakan tanda tanya yang masih besar terkait apa yang akhirnya ditawarkan oleh pemerintah pada AS. Indonesia juga menghadapi kerawanan bilamana konsesi mineral kritis yang hendak diberikan pada AS berdampak pada hubungan dengan Beijing yang sudah terjalin lebih erat.
Ada harapan besar agar Indonesia bisa menempatkan mineral kritis yang tengah jadi incaran besar global itu sebagai alat tawar strategis dan titik berangkat baru untuk membangun industri domestik, alih-alih terjebak lagi menjadikannya alat barter jangka pendek.
Bloomberg Businessweek Indonesia edisi Februari 2026 memaparkan isu tersebut menjadi Sorotan Utama untuk menandai ada peluang besar yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh pengelola negara secara optimal di tengah kebutuhan mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara lebih berkelanjutan.
Sebelum melangkah ke Sorotan Utama, edisi terbaru Bloomberg Businessweek Indonesia akan dibuka rubrik Selasar dengan liputan mendalam tentang Serbuan Rokok Gelap dari Madura di tengah Jerit Petani dan Wacana Tarif Cukai. Liputan ini memotret alur produksi dan distribusi rokok-rokok ilegal yang tak berpita cukai hingga membanjiri berbagai daerah di Indonesia, diperjualbelikan tak lagi sembunyi-sembunyi.
































