Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Didorong Saham Perindustrian dan Energi, IHSG Menguat 1,26%

Muhammad Julian Fadli
10 February 2026 13:10

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada jeda perdagangan Sesi I Selasa (10/2/2026), mantap di zona hijau dengan kenaikan 100,87 poin atau menguat 1,26% di posisi 8.132,75 yang didorong hingga ditopang oleh saham–saham perindustrian dan saham energi.

Sepanjang perdagangan IHSG nyaman melaju di zona optimistis dengan rentang perdagangan pada area level 8.011,13 sampai dengan tertingginya 8.140,86.

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp11,92 triliun dari sejumlah 26,93 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,52 juta kali diperjualbelikan. Tercatat ada penguatan 572 saham, dan 126 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.


Saham–saham perindustrian, dan saham energi menjadi pendorong utama penguatan IHSG dengan kenaikan 3,03%, dan 2,23%, disusul oleh menguatnya saham Konsumen non primer dan saham properti yang terangkat 2,1%, dan 2,06%. Sedang, saham barang baku mengalami penguatan 2,01%.

Sejumlah saham perindustrian yang menjadi penopang kenaikan IHSG, saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) yang melesat 18,2%, dan saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) yang menguat 9,9%, dan saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang melejit 9,89%.