
Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasilnya, ekonomi Nusantara tumbuh di atas 5% untuk kuartal IV-2025.
Pada Kamis (5/2/2026), BPS melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) adalah Rp 6.147,2 triliun pada kuartal IV-2025. Tumbuh 5,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kuartal III-2025 yang sebesar 5,04% yoy.
Dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi Indonesia naik 0,86% pada kuartal IV-2025.
"IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 secara global di 3,3%. Negara berkembang tumbuh 4,4%. Relatif lebih tinggi dari capaian global," kata Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (5/2/2026).
Kinerja perdagangan global pada kuartal IV-2025 tetap tumbuh. Secara umum, harga komoditas utama terlihat gas alam dan bijih besi naik sementara minyak sawit dan batu bara mengalami penurunan.

























