Survei: 50% Lebih Orang Gunakan AI Buat Pribadi, Bukan Pekerjaan
Farid Nurhakim
05 February 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Para peneliti bisnis dari Universitas Iowa menggelar survei terhadap pengguna alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke seluruh Amerika Serikat (AS). Hasilnya memperlihatkan lebih banyak yang menggunakannya dalam kehidupan pribadi dibandingkan profesional mereka.
Seorang profesor manajemen di Sekolah Tinggi Bisnis Tippie UI, Ken Brown, bekerja sama dengan profesor di Fakultas Pendidikan UI Brian An, dan mahasiswa doktoral manajemen Drew Jauron untuk membuat survei yang menanyakan kepada orang-orang di AS, seperti di mana dan kapan mereka memakai alat AI, apabila menggunakannya, alat apa yang mereka gunakan serta untuk tujuan apa.
Meskipun jajak pendapat tersebut memberikan beberapa jawaban tentang bagaimana kecerdasan buatan digunakan dan oleh siapa, Brown menyebut survei ini pun menimbulkan banyak pertanyaan baru.
“Ini adalah fenomena yang sangat penting, telah terintegrasi ke dalam kehidupan kita, tetapi juga banyak penelitian di bidang ini masih sangat terbatas, hanya berfokus pada pekerjaan atau rumah atau satu program saja. Kami melakukan survei terhadap 1.000 orang untuk memahami, di berbagai program dan konteks, bagaimana orang-orang menggunakannya,” kata Brown dilansir dari Iowa Capital Dispatch, Kamis (5/2/2026).
Dia menuturkan, tim tersebut bekerja sama dengan Pusat Inovasi Ilmu Sosial UI untuk terhubung dengan salah satu perusahaan survei di AS, Verasight, yang menangani pengiriman jajak pendapat dan penyampaian data kepada para peneliti universitas tersebut di Negeri Paman Sam. Brown mengatakan timnya masih berupaya menganalisis data, tetapi respons awal pun sudah mengejutkan mereka.































