Harga Bitcoin Kamis Siang Terkapar ke US$70 Ribuan
Redaksi
05 February 2026 12:06

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bitcoin belum juga mengakhiri tren pelemahan, dengan penurunan terburuk dalam satu bulan nyaris 25% dan mencoba bertahan di level US$70.000-an. Koin yang diciptakan Satoshi Nakamoto itu bergerak searah dengan risk-off yang melanda pasar secara luas sekaligus menjadi catatan paling rendah dalam 15 bulan.
Pergerakan sementara harga aset digital paling berharga di dunia tersebut sempat di US$71.025,47 (setara Rp 1,19 miliar) kemudian hingga Kamis siang kembali turun ke US$70.738,36. Sepanjang tahun 2026 Bitcoin tercatat melemah 18,69% atau year-to-date (ytd).
Koreksi yang terjadi di pasar telah jauh meninggalkan proyeksi moderat para anlis pekan lalu pergerakan masih akan bertahan di kisaran US$86.000 hingga US$93.500 secara mingguan. Tren pergerakan Bitcoin 2026 mirip strategi di 2022, kata pengamat pasar Philarekt, seperti dilaporkan NewsBTC, dikutip Kamis (5/2/2026).
Menurut Philarekt, aset kripto ini membentuk pola bearish setelah penurunan awal dari puncak siklusnya di US69.000. Pada saat itu, kripto ini menguji dan ditolak oleh rerata pergerakan 100 hari (MA100), yang menyebabkan koreksi menuju batas bawah pola tersebut. Mengacu pada pergerakan empat tahun lalu, dapat menyebabkan breakdown dari pola dan koreksi 55%.
Rekt Capital sebelumnya juga menyatakan Bitcoin berada dalam “posisi yang sangat rawan,” karena perlu mempertahankan penutupan mingguan di atas range high. “Pada saat penutupan mingguan terjadi di atas level kunci secara marginal, pengujian ulang berikutnya menjadi secara struktural rentan.”
































