Alasan OpenAI Mengaktifkan Fitur Prediksi Usia di ChatGPT
Farid Nurhakim
21 January 2026 15:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan teknologi di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) OpenAI merilis fitur prediksi usia di ChatGPT. Hal ini berfungsi untuk memprediksi pemilik suatu akun bot percakapan atau chatbot AI tersebut berusia 18 tahun ke bawah atau tidak.
OpenAI menjelaskan, fitur tersebut dapat membantu remaja memperoleh pengalaman yang sesuai umurnya di ChatGPT. Pihaknya memakai sinyal guna memperkirakan umur pengguna dari suatu akun.
Apabila pemilik suatu akun ChatGPT diprediksi berusia di bawah 18 tahun, OpenAI bakal mengaktifkan pengaturan keamanan tambahan. Sebaliknya atau jika penggunanya berumur 18 tahun atau lebih, mereka bisa menonaktifkan pengaturan tersebut dengan memverifikasi usianya.
“ChatGPT memiliki pengaturan keamanan tambahan untuk remaja. Pengaturan ini membantu menjaga pengalaman tetap aman dan sesuai usia. Pengaturan ini dapat membatasi beberapa konten sensitif dan jenis interaksi tertentu,” tulis OpenAI, dikutip dari laman resminya, Rabu (21/1/2026).
Untuk menentukan kapan pengaturan ini diaktifkan, OpenAI menyebut ChatGPT menggunakan sistem prediksi usia. Sistem ini melihat berbagai sinyal yang terkait dengan akun pemiliknya. Misalnya, sistem dapat melihat topik umum yang dibicarakan pengguna atau waktu penggunaan chatbot AI tersebut.






























