ChatGPT Health Rilis, Bisa Gantikan Peran Dokter & Perawat?
Farid Nurhakim
08 January 2026 19:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) OpenAI telah resmi merilis ChatGPT Health kemarin, Rabu (7/1/2026). Fitur khusus dalam bot percakapan (chatbot) berbasis AI ChatGPT itu diklaim dapat membantu pengguna memahami dan mengelola informasi kesehatan.
Menurut OpenAI, tema kesehatan sudah menjadi salah satu penggunaan paling umum seseorang memakai ChatGPT, dengan ratusan juta orang mengajukan pertanyaan tentang kesehatan dan kebugaran setiap pekan. Mereka mengeklaim ChatGPT Health dibangun dengan pelindungan privasi yang kuat, keamanan, dan kontrol data di seluruh platform ChatGPT dengan proteksi tambahan berlapis, yang dirancang khusus buat kesehatan.
“Banyak orang telah berbagi cerita tentang bagaimana mereka menggunakan ChatGPT untuk membantu memahami semuanya. Bahkan, kesehatan adalah salah satu cara paling umum orang menggunakan ChatGPT saat ini: berdasarkan analisis percakapan anonim kami, lebih dari 230 juta orang di seluruh dunia mengajukan pertanyaan terkait kesehatan dan kebugaran di ChatGPT setiap minggu,” tulis OpenAI dalam laman resminya, dinukil Kamis (8/1/2026).
Pengembang AI tersebut mengatakan pengguna dapat menghubungkan catatan medis dan aplikasi kebugaran secara aman untuk mendasarkan percakapan pada informasi kesehatannya sendiri, sehingga respons bisa lebih relevan dan bermanfaat bagi mereka.
Dirancang lewat kolaborasi erat dengan para dokter, ChatGPT Health diklaim dapat membantu manusia untuk berperan lebih aktif dalam memahami dan mengelola kesehatan, serta kebugaran mereka—sekaligus mendukung, bukan menggantikan, perawatan dari dokter.
































