Logo Bloomberg Technoz

ESDM Yakini Rekor Harga Timah Imbas Pengaruh Indonesia

Sultan Ibnu Affan
24 January 2026 12:00

Timah aluvial yang diangkut dari Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 78 di Laut Cupat di Kabupaten Bangka Barat./Bloomberg Technoz-Mis Fransiska Dwi
Timah aluvial yang diangkut dari Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 78 di Laut Cupat di Kabupaten Bangka Barat./Bloomberg Technoz-Mis Fransiska Dwi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meyakini bahwa Indonesia menjadi penyebab utama kenaikan harga komoditas timah yang belakangan menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Direktur Jenderal MIneral dan Batu Bara (Dirjen MInerba) ESDM Tri Winarno mengatakan, pengaruh tersebut terjadi lantaran Indonesia merupakan pemain utama salah satu komoditas logam andalan dalam negeri tersebut.

"Saya meyakini bahwa harga timah yang sekang diangka sekitar US$51 ribu/ton itu karena [faktornya] dari Indonesia. Pengaruh dari harga ini dari Indonesia," ujar Tri dalam acara Indonesia Weekend Mining di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).


Tri menjelaskan, alasan lainnya juga lantaran saat ini sejumlah pasar timah ilegal yang sebelumnya marak terjadi di Malaysia dan Singapura telah dimusnahkan.

Pasar ilegal tersebut sebelumnya juga diketahui berasal dari upaya penyelundupan timah yang sebelumnya juga berasal dari Indonesia.