Logo Bloomberg Technoz

Pola Outflow MSCI Mungkin Berimplikasi ke Nilai Tukar Rupiah

Recha Tiara Dermawan
22 January 2026 17:50

Ilustrasi Kurs Dolar AS Terus Menguat. Asfahan/Bloomberg Technoz
Ilustrasi Kurs Dolar AS Terus Menguat. Asfahan/Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wacana perubahan metodologi free float oleh MSCI yang berpotensi memicu arus keluar dana asing hingga sekitar Rp32 triliun dinilai dapat memberi tekanan terhadap nilai tukar Rpiah, namun demikian, dampaknya tidak akan terjadi secara langsung dalam waktu singkat.

Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai, meskipun nilai potensi outflow tergolong besar, tekanan ke kurs Rupiah cenderung berlangsung bertahap seiring dengan pola pergerakan dana investor pasif.

“Dampak potensi outlfow Rp32 triliun ke Rupiah cukup besar tapi dampak ke kurs menurut saya akan lebih bertahap, bukan langsung dalam waktu yang singkat,” ujar Reydi kepada Bloomberg Technoz, Kamis (22/1/2026).


Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman sebelumnya bahwa arus keluar dana yang bersumber dari rebalancing indeks umumnya dilakukan secara terukur. Investor pasif berupaya menghindari gejolak harga yang berlebihan dengan menyesuaikan portofolio secara bertahap.

“Secara historis dana kelolaan yang bersifat pasif akan keluar bertahap dan sebisa mungkin juga menghindari fluktuasi harga yang berlebih akibat itu. Selama tidak terjadi panic selling, maka skenario dana keluar cenderung akan bertahap mungkin bisa berminggu-minggu, sesuai ketersediaan likuiditas di pasar,” jelasnya.