Terpisah, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani buka suara terkait dengan wacana pemerintah untuk membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang tekstil dengan investasi senilai US$ 6 miliar (sekitar Rp101 triliun dengan asumsi US$1 sama dengan Rp16.850).
Menurut Rosan, sebelum melakukan investasi Danantara akan melakukan feasibility study secara penuh dari berbagai sektor yang ada. Saat ini, Danantara memiliki berbagai kriteria dan parameter yang musti dipenuhi.
“Termasuk juga parameter yang kita masuk itu adalah lapangan pekerjaan yang saya sampaikan. Mungkin ya we are willing, kita terbuka untuk menerima misalnya investasi yang secara return mungkin lebih rendah dari parameter kita apabila penciptaan lapangan pekerjaan lebih tinggi.” kata Rosan, Kamis (15/1/2026)
Wacana ini sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dia mengungkapkan akan menggelontorkan dana yang mencapai Rp101 triliun diperuntukkan untuk membentuk BUMN tekstil baru. Nantinya, BUMN tersebut dibentuk dan dijalankan oleh Danantara.
"Kita pernah mempunyai BUMN tekstil, dan ini akan dihidupkan kembali sehingga pendanaan US$6 miliar nanti akan disiapkan oleh Danantara," ujar Airlangga saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Airlangga kembali menjelaskan, berawal dari perhatian Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah menyiapkan roadmap dalam penyelamatan industri tekstil Indonesia. Sebab berdasarkan dampak tarif, industri di garis terdepan yang akan terdampak yakni sektor tekstil, produk tekstil, sepatu, garmen, dan elektronik.
"Bapak Presiden minta posisi kita seperti apa, termasuk untuk mencarikan pasar-pasar yang baru dan salah satu kan dari EU-CEPA itu tapi masih efektif di tahun 2027," ujarnya.
"Roadmap dibuat agar bagaimana meningkatkan ekspor kita dalam 10 tahun dan bagaimana pendalaman dari value chain daripada industri tekstil," tegasnya.
Airlangga memastikan BUMN tekstil yang akan dibentuk nanti merupakan BUMN baru.
"BUMN baru khusus tekstil. Tidak menghidupkan kembali," tegas dia.
(ain)





























