Logo Bloomberg Technoz

Dua 'Kepala' di BGN dan Isu Tumpang Tindih Kepemimpinan

Dinda Decembria
15 January 2026 12:45

Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Halim 02 di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Halim 02 di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Isu tumpang tindih kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan adanya dua kepala selain Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mencuat usai hadirnya Nanik S. Deyang dipilih Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) pada September 2025, kemudian selang tak lama dipercaya memegang peran tambahan sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG.

Dalam berbagai kesempatan, Nanik S. Deyang lebih sering tampil memberikan keterangan kepada media dibandingkan Kepala BGN Dadan Hindayana. Kondisi ini memunculkan persepsi di ruang publik bahwa Wakil Kepala BGN memiliki peran yang lebih dominan dalam penyampaian kebijakan MBG.

Dalam beberapa kesempatan, dari pihak Dadan maupun Nanik selalu membantah adanya dualisme kepemimpinan.


“Kepala BGN hanya satu, hanya Pak Dadan. BGN cuma satu saja, ada-ada aja kamu,” ujar Nanik saat ditemui di kantor IDN Times, Rabu (14/1).

Struktur Koordinasi MBG