Logo Bloomberg Technoz

Ilmuwan Pastikan 2025 Tahun Terpanas Ketiga, di Bawah 2024 & 2023

News
14 January 2026 17:30

Warga berjalan sambil memakai payung saat cuaca panas di Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (14/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berjalan sambil memakai payung saat cuaca panas di Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (14/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Eric Roston - Bloomberg News

Bloomberg, Tahun lalu merupakan tahun terpanas ketiga yang pernah tercatat, menurut analisis data suhu yang dirilis pada Rabu oleh tiga lembaga independen. 

Hal itu menempatkan 2025 tepat di bawah tahun terpanas kedua, 2023, dan tahun terpanas, 2024.


Yang membuat hasil ini luar biasa, kata para ilmuwan, adalah bahwa pada 2025 terjadi fase pendinginan di Samudra Pasifik ekuatorial, atau La Niña, yang biasanya menekan suhu global. Dengan kata lain, panas akibat gas rumah kacacukup mengimbangi pengaruh pendinginan tersebut sehingga tahun itu tetap masuk dalam jajaran tahun-tahun terpanas.

Ini menjadi bukti tambahan bahwa “pemanasan akibat ulah manusia kini benar-benar melampaui variabilitas alami antar-tahun” dalam cuaca, ujar Daniel Swain, ilmuwan iklim di divisi Agriculture and Natural Resources, University of California.

Human Influence on Global Temperature. (Sumber: Berkeley Earth)