Logo Bloomberg Technoz

Bos BGN Klaim SPPG Setiap Hari Dapat Rp500 Juta

Dinda Decembria
27 February 2026 18:00

Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Halim 02 di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Halim 02 di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan sebanyak 93% dari total anggaran BGN dialokasikan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Dari total anggaran Rp268 triliun, sekitar Rp240 triliun dikatakan beredar langsung di daerah, dari Sabang hingga Merauke.

Maka dari itu, kata Dadan SPPG rata-rata menerima alokasi sekitar Rp500 juta per hari untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“BGN hadir menghadirkan pola baru, di mana 93%dana BGN itu disalurkan langsung ke SPPG-SPPG. Jadi, kalau ada dana Rp268 triliun, kurang lebih Rp240 triliun uang beredar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap hari setiap SPPG menerima Rp500 juta. Saya kira ini adalah model baru, tidak ada satu rupiah pun uang yang disalurkan dari pusat ke daerah (pemda),” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2).


Ia menambahkan, hingga saat ini uang yang telah beredar dari Sabang sampai Merauke mencapai kurang lebih Rp36 triliun.Perputaran dana tersebut disebut menjadi penggerak roda ekonomi daerah karena mendorong aktivitas belanja dan produksi di berbagai wilayah secara merata.

Menurutnya, jumlah SPPG di suatu daerah akan menentukan besaran dana yang beredar di wilayah tersebut. Dengan demikian, semakin banyak SPPG yang beroperasi, semakin besar pula perputaran uang yang terjadi di daerah itu. Skema ini dinilai menciptakan distribusi ekonomi yang lebih langsung menyentuh masyarakat.