Logo Bloomberg Technoz

Bos PLN: Per 1 GW PLTG Butuh 22 Kargo LNG, tetapi Suplai RI Ketat

Azura Yumna Ramadani Purnama
03 March 2026 16:00

Tanker pengangkut LNG./Bloomberg-Mark Felix
Tanker pengangkut LNG./Bloomberg-Mark Felix

Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengungkapkan setiap penambahan 1 gigawatt (GW) pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) membutuhkan sekitar 22 kargo gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) per tahun. 

Dalam kaitan itu, Darmawan menyatakan jika Indonesia menambah 20 GW PLTG, dibutuhkan sekitar 400 kargo LNG tambahan.

Akan tetapi, Darmawan menegaskan Indonesia tak memiliki pasokan LNG sebesar itu, sehingga pada akhirnya pasokan LNG harus dipenuhi melalui impor.


“Kita bisa membangun dengan gas fire power plant, tetapi 1 gigawatt butuh butuh 22 kargo LNG. Jika kita akan menambahkan 20 gigawatt, kita akan membutuhkan tambahan 400 kargo LNG,” kata Darmawan di Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).

Dengan begitu, Darmawan menilai potensi impor tersebut menjadi pengingat agar pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia terus dipercepat.