Pertamina Diramal Butuh Rp168 T Buat Bangun RDMP di Kilang Dumai
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 January 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) diprediksi membutuhkan dana sekitar US$7—US$10 miliar atau setara Rp118,13—Rp168,75 triliun (asumsi kurs Rp16.875) untuk membangun proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Dumai.
Praktisi semior industri migas Hadi Ismoyo berpendapat, dengan asumsi peningkatan kapasitas pengolahan sebesar 100.000 barel seperti di RDMP Balikpapan, pembangunan RDMP Dumai bakal menelan biaya investasi hingga Rp168,75 triliun.
“Asumsi upgrade 100.000 barel per day seperti di Balikpapan saat ini mungkin butuh sekitar US$7 sampai US$10 miliar. Tergantung kepada kompleksitas kilang dan jenis output yang diinginkan,” kata Hadi ketika dihubungi, Rabu (14/1/2026).
Hadi, yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana, memandang tingkat pengembalian dari investasi atau internal rate of return (IRR) proyek kilang relatif kecil, sedangkan biaya pembangunannya cukup besar.
Di sisi lain, Hadi memandang sektor energi sedang mengalami tren perpindahan ke sektor energi baru terbarukan (EBT) mulai 2060.






























