RI Diprediksi Tak Akan Lirik Minyak Venezuela, Beda Spesifikasi
Azura Yumna Ramadani Purnama
12 January 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Reform on Economics (Core) memprediksi Indonesia tidak akan mengimpor minyak mentah dari Venezuela meskipun pasokan negara tersebut melimpah dan sudah terbebas sanksi lantaran dikelola Amerika Serikat (AS).
Alasannya, pasokan minyak mentah dari Venezuela mayoritas merupakan heavy crude oil, sementara fasilitas kilang di Indonesia didesain untuk mengolah light crude oil.
Ekonom energi Core Muhammad Ishak Razak berpendapat, jika produksi minyak Venezuela meningkat di bawah pengelolaan AS, pasokan minyak mentah berat tersebut bisa membanjiri pasar Asia sehingga menurunkan harga minyak di kawasan.
Kendati demikian, kata Ishak, minyak mentah berat tersebut umumnya diolah menjadi solar dan fasilitas kilang di Indonesia lebih banyak didesain mengolah light crude.
Di sisi lain, pemerintah mengklaim Indonesia akan mengalami surplus solar ketika Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan beroperasi. Untuk itu, dia makin optimistis Indonesia tidak akan mengerek impor meskipun pasokan dari Venezuela masuk ke pasar.
































