Logo Bloomberg Technoz

TPIA Umumkan Kondisi Kahar Imbas Selat Hormuz Terganggu

Redaksi
03 March 2026 17:48

2 jetty milik anak usaha PT Chandra Daya Investasi, yaitu PT Redeco Petrolin Utama (Dok. PT Chandra asri pacific tbk)
2 jetty milik anak usaha PT Chandra Daya Investasi, yaitu PT Redeco Petrolin Utama (Dok. PT Chandra asri pacific tbk)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan keadaan kahar usai pengiriman bahan baku melalui Selat Hormuz terganggu, menyusul perang Iran yang meletus akhir pekan lalu. Durasi kahar dikabarkan masih belum pasti.

Pemberitahuan ini disampaikan produsen petrokimia tersebut kepada pelanggannya tertanggal 2 Maret, seperti yang diterima Bloomberg Technoz, Selasa (3/3/2026).

"Kami memantau dengan cermat perkembangan situasi antara AS dan Iran dan telah menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga ketahanan operasional di seluruh unit bisnis kami," kata perusahaan dalam pernyataannya.


"Sebagai bagian dari langkah-langkah ini, kami akan menyesuaikan tingkat operasional [laju produksi] di pabrik-pabrik kami."

Konflik antara Iran, Israel, dan AS telah mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz. Sedikit kapal tanker minyak melintasi selat ini sejak serangan dilancarkan. Kira-kira seperlima dari minyak dan gas alam cair dunia melewati jalur air sempit ini.