Logo Bloomberg Technoz

Minyak Dunia Bergejolak, Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 March 2026 12:20

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yakni Pertalite dan Solar tidak mengalami kenaikan, meskipun harga minyak dunia melonjak gegara konflik di Timur Tengah.

Bahlil menyatakan harga minyak dunia sudah naik ke level US$78—US$80 per barel, melebihi asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 sebesar US$70 per barel.

Akan tetapi, Bahlil menyatakan berdasarkan hasil rapat terbaru telah diputuskan harga BBM bersubsidi tak mengalami penyesuaian atau tetap.


"Sampai dengan kami rapat tadi, belum ada. Jadi aman-aman saja, hari raya yang baik, puasa yang baik, insya Allah belum ada kenaikan harga BBM," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Untuk harga BBM nonsubsidi, Bahlil menyatakan harga BBM tersebut ditetapkan menyesuaikan harga pasar. Walhasil, jika harga minyak mentah dunia naik, umumnya harga BBM nonsubsidi turut mengalami kenaikan.