Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Korsel Merosot 11%, Terburuk Sejak Krisis 2008

News
04 March 2026 11:45

Bursa saham Asia. (Bloomberg)
Bursa saham Asia. (Bloomberg)

Sangmi Cha - Bloomberg News

Bloomberg, Kepanikan massal melanda lantai bursa Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (4/3). Indeks saham lokal yang selama setahun terakhir menyandang predikat sebagai pasar paling "panas" di dunia, kini justru terjun bebas dan memperpanjang tren koreksi tajam.

Indeks Kospi merosot hingga 11%, menyusul penurunan 7,2% pada sesi sebelumnya. Angka ini menempatkan Kospi pada jalur penurunan dua hari terbesar sejak krisis finansial 2008. Rontoknya pasar dipicu oleh tumbangnya saham-saham kelas berat yang selama ini menjadi mesin penggerak bursa, yakni Samsung Electronics Co, SK Hynix Inc, dan Hyundai Motor Co.


Otoritas bursa terpaksa menghentikan perdagangan (trading halt) pada indeks Kospi dan Kosdaq selama 20 menit setelah kedua tolok ukur tersebut anjlok melewati ambang batas 8%. Sejumlah investor menyebut adanya aksi jual paksa pada posisi spekulasi bermargin (leverage) sebagai pendorong utama kerugian besar ini.

"Pergerakannya terlalu ekstrem sehingga hampir mustahil untuk diprediksi—analisis tidak lagi banyak membantu," ujar An Hyungjin, CEO Billionfold Asset Management Inc. yang berbasis di Seoul. "Investor ritel tampaknya mulai ragu, tawaran beli terus memudar sejak kemarin. Meskipun kami tetap memilih saham-saham berkualitas dan melakukan lindung nilai, ini bukanlah peluang yang jelas."

Indeks Kospi. (Sumber: Bloomberg)