6 Skenario Harga Minyak Usai Krisis Iran: Antara US$60 dan US$100
Mis Fransiska Dewi
03 March 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Bloomberg Intelligence (BI) membeberkan enam skenario harga minyak mentah acuan dunia atau Brent seusai serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran dan terganggunya salah satu urat nadi terpenting perdagangan energi dunia, yakni Selat Hormuz.
Senior analis bidang energi, Salih Yilmaz berpandangan harga Brent dapat turun di level US$60/barel—US$70/barel jika eskalasi mereda. Akan tetapi, jika Selat Hormuz terganggu, Brent dapat tembus hingga lebih dari level US$100/barel.
Berikut enam skenario Bloomberg Intelligence:
1. Harga Minyak Bergantung pada Jalur Eskalasi
Menurut analis Bloomberg Intelligence, hingga kini pasar masih menunggu kejelasan langkah Iran selanjutnya setelah serangan AS-Israel pada 28 Februari yang memperluas konflik dan meningkatkan risiko eskalasi terhadap aset energi dan perkapalan.































