Serangan lainnya menyasar sebuah gudang unit dukungan material dan teknis di wilayah Kherson, dengan tujuan mengganggu logistik serta kemampuan tempur Rusia.
Ukraina belakangan meningkatkan serangan terhadap aset-aset energi Rusia — mulai dari kilang minyak, terminal laut, hingga kapal tanker yang disebut sebagai bagian dari “armada bayangan” — sebagai upaya mengurangi pendapatan yang digunakan Moskow untuk mendanai perang.
Sebaliknya, pasukan Rusia juga terus menargetkan infrastruktur energi di wilayah Ukraina, termasuk pembangkit listrik. Serangan-serangan tersebut menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pasokan panas secara luas di berbagai daerah.
Secara terpisah, pejabat setempat melaporkan satu orang tewas dan setidaknya empat lainnya luka-luka akibat serangan drone Ukraina di Kota Voronezh, Rusia barat daya, pada Kamis dini hari. Gubernur Alexander Gusev menyatakan bahwa 17 pesawat tak berawak (UAV) berhasil dilumpuhkan dalam apa yang ia sebut sebagai salah satu serangan drone terbesar yang menyasar kota tersebut sejak awal perang dimulai.
(bbn)





























