Logo Bloomberg Technoz

Ditopang Saham AMMN dan BBCA, IHSG Ditutup Naik 0,13%

Muhammad Julian Fadli
09 January 2026 17:33

Layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,13% di posisi 8.936,75 pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2026) yang ditopang oleh menguatnya saham Amman Mineral, dan juga saham BBCA.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.981,02. Adapun level terendah tersentuh pada level 8.908,17 yang sempat terjadi pada perdagangan siang hari jelang penutupan.

Penutupan IHSG Sesi II pada Jumat 9 Januari 2026 (Bloomberg)

Volume transaksi tercatat mencapai 57,02 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp27,45 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 3,46 juta kali. Sebanyak 359 saham mengalami kenaikan, dan 318 saham melemah. Sedang ada 137 saham stagnan.


Saham–saham Konsumen non primer, saham properti, dan saham barang baku menjadi pendorong penguatan IHSG di zona hijau. Adapun masing–masing berhasil menguat 3,29%, 2,38% dan 2,37%.

Berdasarkan data Bloomberg, penguatan IHSG di zona hijau tak lepas dari kenaikan sejumlah saham Big Caps terutama saham AMMN dan saham Bank BCA yang menopang penuh hijaunya IHSG secara keseluruhan.