Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dekati Rekor Tertinggi Baru, Pepet 9.000

Muhammad Julian Fadli
09 January 2026 13:56

Karyawan melhat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melhat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus dekati rekor tertinggi baru All Time High (ATH). Pada Jumat (9/1/2026), IHSG menutup perdagangan Sesi I dengan kenaikan 0,39% di posisi 8.960.

Adapun siang ini, IHSG langsung melesat ke level tertinggi harian 8.981 yang nyaris mencapai level harga ATH intraday di posisi 9.002. Sedang level terendah IHSG tercatat di 8.935.

Penutupan IHSG Sesi I pada Jumat 9 Januari 2026 (Bloomberg)

Total transaksi sepanjang hari ini mencapai Rp15,21 triliun, dari sejumlah 32,84 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan, dengan frekuensi yang terjadi 2,08 juta kali diperjualbelikan.


Sebanyak 358 saham mengalami kenaikan, dan ada 301 saham turun. Sementara itu, ada 153 saham tidak bergerak.

Penyebab IHSG Menguat

Saham–saham Konsumen non primer, saham properti, dan saham energi menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hingga cetak rekor, dengan menguat 3,31%, 1,73%, dan 1,64%, disusul oleh menguatnya saham kesehatan mencapai 1,41%.