Logo Bloomberg Technoz

IHSG Terus Pepet Level 9.000 di Tengah Ketidakpastian Global

Muhammad Julian Fadli
09 January 2026 09:19

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (9/1/2026), dibuka menguat. Pada pukul 9.15, indeks mencatat kenaikan 43,68 poin atau setara dengan menguat 0,49% ke level 8.969.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 6,74 miliar saham dengan nilai transaksi Rp3,49 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 483.975 kali.

Sebanyak 317 saham menguat, dan 223 saham melemah. Sementara, 172 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, Jumat (9/1/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, IHSG sempat mencetak All Time High intraday terbaru di level 9.002 sebelum berbalik melemah dan ditutup turun 0,22% ke 8.925, biarpun IHSG masih mencatatkan net foreign buy sebesar Rp543 miliar. 

“Pelemahan dipicu aksi taking profit, ketidakpastian global, serta defisit APBN 2025 yang melampaui target,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.