"Permodalan industri asuransi komersial masih menunjukkan kondisi yang solid dengan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat melaporkan RBC [Risk-Based Capital/RBC] masing-masing sebesar 488,69% dan 342,88% yang masih di atas threshold sebesar 120%," jelasnya.
Sementara itu, total aset asuransi nonkomersial yang mencakup BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri terkait jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp222,84 triliun, terkontraksi 0,23% yoy dibandingkan tahun sebelumnya Rp223,35 triliun.
Pada industri dana pensiun, total aset per November 2025 tumbuh 10,72% yoy menjadi Rp1.662,16 triliun. Program pensiun sukarela mencatatkan aset sebesar Rp405,20 triliun atau tumbuh 6,82% yoy, sedangkan program pensiun wajib mencapai Rp1.256,95 triliun atau meningkat 12,04% yoy.
"Perusahaan penjaminan per November 2025 total aset tercatat tumbuh 2,03% yoy menjadi Rp47,63 triliun," pungkasnya.
(lav)



























