Logo Bloomberg Technoz

Tekanan Inflasi Batasi Ruang Gerak Moneter

Tim Riset Bloomberg Technoz
06 January 2026 10:55

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data inflasi periode Desember kemarin, (5/1/2026). Laju inflasi Desember tercatat 0,64% secara bulanan dan secara tahunan laju inflasi melonjak jadi 2,92%. Lonjakan inflasi ini adalah yang tertinggi sejak April 2024.

Kenaikan inflasi ini mayoritas disumbang oleh kondisi Sumatera pasca banjir yang menyebabkan kenaikan harga bahan makanan. 

Grafik inflasi Indonesia 2020-2025. (Sumber: Bloomberg)

Meski melonjak tajam, capaian inflasi ini sebenarnya masih berada dalam kisaran target Bank Indonesia (BI), yaitu 1,5-3,5%. Lantas, apakah masih ada ruang bagi pelonggaran moneter? 


Sebelumnya, BI diprediksi akan menurunkan suku bunga ancuan pada awal kuartal I-2026. Akan tetapi, baru menginjak hari ketiga di awal tahun, lanskap eksternal bergerak ke arah yang kurang bersahabat. 

Eskalasi geopolitik dan ketidakstabilan yang terjadi lantaran konflik antara Venezuela dan Amerika Serikat (AS) menambah tekanan bagi pergerakan harga mata uang di pasar Asia, termasuk bagi rupiah Indonesia.