Logo Bloomberg Technoz

BI Lapor Uang Beredar Tumbuh Tinggi, Tapi Uang Primer Melambat

Hidayat Setiaji
23 February 2026 10:23

Rupiah Terlemah di Asia, Imbas Keputusan Penurunan BI Rate (Bloomberg Technoz)
Rupiah Terlemah di Asia, Imbas Keputusan Penurunan BI Rate (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan perkembangan uang beredar periode Januari. Uang beredar dalam uang luas atau M2 tumbuh lebih tinggi, sedangkan uang primer atau M0 tumbuh melambat.

Pada Senin (23/2/2026), BI mengumumkan posisi M2 per akhir Januari ada di Rp 10.117,8 triliun. Naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan tersebut juga lebih baik ketimbang pencapaian Desember 2025 yang naik 9,6% yoy. Bahkan pertumbuhan 10% yoy merupakan yang tertinggi sejak Juli 2022 atau atau sekitar 3,5 tahun terakhir.


"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9% yoy dan uang kuasi sebesar 5,4% yoy," sebut laporan BI.

BI bilang, peningkatan M2 pada Januari terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit perbankan. Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 22,6% yoy, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 13,6% yoy.