Logo Bloomberg Technoz

Skandal Korupsi Tekan Ekonomi Filipina, Pertumbuhan Melambat

News
07 November 2025 09:10

Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)
Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)

Ditas Lopez dan Neil Jerome Morales - Bloomberg News

Bloomberg, Pertumbuhan ekonomi Filipina melambat tajam pada kuartal ketiga, meleset dari semua perkiraan ekonom, setelah skandal korupsi memicu gelombang protes, melemahkan sentimen investor, dan membuat pemerintah menunda sejumlah proyek penting. Nilai peso pun ikut melemah.

Produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh 4,0% pada periode Juli–September dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data Badan Statistik Filipina yang dirilis Jumat (7/11). Angka ini merupakan laju terendah sejak 2021, jauh di bawah pertumbuhan 5,5% pada kuartal kedua dan di bawah perkiraan median 5,2% dalam survei Bloomberg News.


Investasi tercatat turun 2,8%, sementara konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah juga mengalami perlambatan. Dugaan penyimpangan dalam proyek mitigasi banjir — yang diungkap langsung oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada Juli lalu — memicu protes luas, menghentikan proses lelang proyek, dan mengguncang kepercayaan dunia usaha di negara Asia Tenggara tersebut.

Penyelidikan mengungkap dugaan kolusi antara anggota parlemen, pejabat pekerjaan umum, dan kontraktor untuk menyelewengkan dana infrastruktur, yang berujung pada proyek tidak sesuai standar atau bahkan tidak dibangun sama sekali. Setelah diterjang topan hebat, pemerintah pada Kamis lalu menetapkan status darurat bencana guna mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.