Logo Bloomberg Technoz

China Bidik Pertumbuhan 4,5% hingga 5%, Terendah Sejak 1991

News
05 March 2026 15:10

Ilustrasi ekonomi China. (Bloomberg)
Ilustrasi ekonomi China. (Bloomberg)

Bloomberg News

Bloomberg, China secara resmi menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang paling moderat dalam lebih dari tiga dekade terakhir. Langkah ini dipandang sebagai pengakuan tersirat bahwa model pertumbuhan yang selama 40 tahun terakhir mendorong kebangkitan pesat Negeri Tirai Bambu tersebut kini mulai menunjukkan tekanan.

Berdasarkan salinan laporan kerja tahunan pemerintah yang diperoleh Bloomberg News, Beijing menetapkan target pertumbuhan di kisaran 4,5% hingga 5%. Angka ini menandai penurunan target formal pertama sejak 2023, sekaligus menjadi tujuan ekspansi paling tidak ambisius sejak tahun 1991.


Meskipun sudah diprediksi oleh para ekonom, keputusan ini membawa beban simbolis yang besar. Di China, angka pertumbuhan berfungsi ganda: tidak hanya sebagai prakiraan ekonomi, tetapi juga sebagai pernyataan politik. Pada 2020, pemerintah tidak menetapkan target pertumbuhan akibat pandemi.

Pergeseran ini mengindikasikan bahwa Beijing mulai merasa nyaman dengan laju ekonomi yang lebih lambat, demi mencari mesin pertumbuhan yang lebih berkelanjutan untuk menggantikan investasi infrastruktur dan properti yang selama ini dipicu oleh utang. Target yang lebih rendah juga mengurangi beban para pejabat untuk meluncurkan stimulus agresif di tengah ketidakpastian perdagangan global.

China melonggarkan target pertumbuhan PDB untuk tahun 2026. (Sumber: Bloomberg)