Mandatori E10: Butuh Regulasi, Prioritas Serap Etanol Lokal
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 November 2025 11:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Peneliti independen sektor energi Akhmad Hanan berpendapat pemerintah perlu menyiapkan regulasi implementasi mandatori bensin bauran etanol nabati 10% atau bioetanol E10, agar mempermudah produsen bioetanol lokal memasok kebutuhan bahan bakar nabati program tersebut.
Akhmad juga berharap regulasi tersebut dapat memuat peta jalan pengembangan industri bioetanol dalam negeri agar kualitas bahan bakar nabati lokal tak kalah saing dengan buatan luar negeri.
Hal tersebut disampaikan, menanggapi keluhan petani tebu hingga produsen etanol yang mengaku kesulitan memasok bioetanol untuk kebutuhan BBM di Indonesia.
“Menurut saya sangat masuk akal untuk mempertimbangkan regulasi yang mengutamakan penyerapan etanol dalam negeri, khususnya dari pengusaha/petani lokal, dengan beberapa catatan agar implementasi berjalan baik,” kata Akhmad ketika dihubungi, Kamis (6/11/2025).
Dia memandang regulasi tersebut perlu dilengkapi peta jalan yang jelas termasuk target kapasitas produksi bioetanol, sumber bahan baku, hingga insentif yang didapatkan. “Karena saat ini pelaku menyebut roadmap belum jelas,” ucap dia.
































