Dolar Bangkit, Rupiah dan Mata Uang Asia Terhimpit
Hidayat Setiaji
21 October 2025 16:14

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Pergerakan rupiah relatif terbatas, penguatan dan pelemahan terjadi dalam rentang tipis.
Pada Selasa (21/10/2025), US$ 1 dihargai Rp 16.590 kala penutupan perdagangan pasar spot. Mata uang Tanah Air terdepresiasi 0,09% dibandingkan hari sebelumnya.
Saat awal perdagangan, rupiah sempat menguat meski tipis saja. Namun sebelum tengah hari, rupiah sudah merah meski lagi-lagi tidak terlalu signifikan.
Sementara itu, mata uang Asia kompak melemah. Yen Jepang, rupee India, won Korea Selatan, dolar Taiwan, baht Thailand, ringgit Malaysia, dolar Singapura, dolar Hong Kong, dan peso Filipina melemah masing-masing 0,62%, 0,13%, 0,63%, 0,2%, 0,42%, 0,05%, 0,22%, 0,02%, dan 0,17%.
Kebangkitan dolar AS membuat sejumlah mata uang Asia sulit berbuat banyak. Pada pukul 16:02 WIB, Dollar Index (yang menggambarkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,26% ke 98,843.




























