Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Nasib IHSG: Terlemah dalam 7 Bulan, Terlemah di Asia

Hidayat Setiaji
06 March 2026 11:56

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I hari ini di zona merah. Koreksi IHSG pun cukup dalam, nyaris 3%.

Pada Jumat (6/3/2026), IHSG parkir di posisi 7.508,39 kala penutupan perdagangan Sesi I. Ambruk 2,62% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 7 Agustus tahun lalu atau tujuh bulan terakhir.

IHSG sudah lesu sejak pembukaan pasar. Namun sejak dibuka melemah 0,14%, koreksi Indeks makin dalam.


Berikut sejumlah saham yang menjadi ‘beban’ bagi gerak IHSG:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengurangi 12,08 poin.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengurangi 11,04 poin.

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 10,23 poin.

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengurangi 9,74 poin.

  • PT Astra International Tbk (ASII) mengurangi 8,22 poin.

Siang ini, bursa saham Asia lebih bervariasi ketimbang pagi tagi yang cenderung merah. Beberapa yang masih melemah adalah TAIEX (Taiwan) 0,13% Nifty 59 (India) 0,48%, Straits Times (Singapura) 0,02%, SETI (Thailand) 0,28%, dan PSEi (Filipina) 0,75%.