Logo Bloomberg Technoz

Analis: Pasar Bakal 'Pivot' Usai Menkeu Singgung Saham Gorengan

Recha Tiara Dermawan
10 October 2025 13:55

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyoroti praktik “goreng-menggoreng” saham di pasar modal dinilai sejumlah analis dapat menjadi sinyal pemerintah ingin mengembalikan arah pasar ke saham-saham dengan fundamental kuat.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/10/2025), Purbaya menegaskan belum akan memberikan insentif bagi industri pasar modal sebelum perilaku spekulatif atas saham gorengan dibenahi.

Ia juga menyebut, perbaikan ekonomi yang tengah berjalan bersifat struktural dan berkelanjutan, serta meyakini IHSG akan terus naik dalam jangka panjang, “IHSG to the moon,” ujarnya kemarin.


Menanggapi hal tersebut, Pengamat Pasar Modal Panin Sekuritas Reydi Octa menilai pernyataan Purbaya secara implisit membuka peluang bagi investor untuk kembali melirik saham-saham berfundamental kuat.

“Secara implisit dapat membuka peluang untuk dana investor berotasi lagi ke saham-saham berfundamental yang solid seperti di sektor perbankan, telekomunikasi, dan manufaktur yang selama ini jadi tulang punggung IHSG,” ujar Reydi kepada Bloomberg Technoz, Jumat (10/10/2025).