Dengan begitu, Fahmy mendorong agar rencana Shell Indonesia mengalihkan kepemilikan bisnis SPBU di Indonesia kepada Citadel Pacific Limited & Sefas Group dan fokus pada bisnis pelumas segera dilakukan.
“Jadi sesungguhnya kalau Shell menolak kesepakatan yang diberikan oleh Pak Bahlil [Menteri ESDM], ya saya kira itu sangat-sangat wajar. Dia punya bargaining position lebih kuat. Kalau BBM harus beli dari Pertamina dan dia menolak, ya lebih baik dijual,” tegas dia.
Pengaruhi Investasi
Akan tetapi, Fahmy memberi catatan jika Shell Indonesia melepas bisnis SPBU-nya lebih cepat dari rencana sebelumnya pada 2026, hal itu dikhawatirkan dapat memberikan sentimen buruk bagi iklim investasi di Indonesia.
Terlebih, lanjut Fahmy, jika BP-AKR mengikuti langkah Shell menjual atau melepas kepemilikan bisnis SPBU di Indonesia, iklim investasi di sektor hilir migas akan makin tidak kondusif.
“Investasi yang terganggu tidak hanya di sektor migas, tetapi pada sektor bisnis lainnya. Ini akan mengganggu capaian pertumbuhan ekonomi, apalagi Prabowo mentargetkan 8%. Saya kira itu mustahil dapat dicapai dalam kondisi iklim investasi yang makin memburuk,” pungkas Fahmy.
Setala, praktisi senior industri migas Hadi Ismoyo juga mendorong agar Shell Indonesia segera melepas kepemilikan bisnis SPBU di Tanah Air dan fokus pada lini bisnis ritel pelumas. Hal tersebut diprediksi lebih meningkatkan efisiensi bisnis Shell.
“Shell brand besar, jumlah SPBU yang dimiliki tidak banyak, lebih efisien di-manage pihak lain yang masih afiliasi atau ada kerja sama khusus,” kata Hadi yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC), saat dihubungi pada Jumat (26/9/2025).
Target 2026
Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea menyatakan seluruh pihak, termasuk Citadel Pacific Limited & Sefas Group, tetap berkomitmen terhadap pelepasan kepemilikan bisnis jaringan SPBU Shell di Indonesia.
Isu sengkarut BBM SPBU swasta yang berlarut-larut akhir-akhir ini diklaimnya tidak memengaruhi rencana divestasi SPBU Shell Indonesia dan pergantian kepemilikannya ke Citadel dan Sefas yang ditarget pada 2026.
“Tidak terdapat dampak pada proses pengalihan kepemilikan bisnis SPBU Shell di Indonesia. Semua pihak tetap berkomitmen pada kesepakatan tersebut,” kata Susi kepada Bloomberg Technoz, Kamis (25/9/2025).
Susi menyatakan Shell Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah dan menyiapkan berbagai langkah untuk melancarkan proses pengalihan kepemilikan bisnis SPBU Shell di Indonesia.
Dia menggarisbawahi, hingga saat ini, transaksi pengalihan bisnis SPBU milik Shell masih ditargetkan rampung pada 2026.
Sebelumnya, Shell menegaskan pengambilalihan bisnis ritel tersebut hanya mencakup SPBU, tetapi tidak termasuk lini bisnis pelumas. Adapun, proses transaksi ditargetkan tuntas tahun depan.
“Pengalihan kepemilikan bisnis [SPBU] ini tidak mencakup bisnis pelumas Shell yang berkembang di Indonesia,” papar perusahaan melalui pernyataan resmi, medio Juni.
Perusahaan juga menegaskan merek dagang Shell tetap akan berada di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek, usai pengalihan kepemilikan aset.
Adapun, perjanjian lisensi tersebut mengizinkan penerima lisensi hak untuk menggunakan merek Shell sesuai dengan standar Shell di wilayah tersebut. Hal ini memungkinkan penerima lisensi untuk mendapatkan keuntungan dari nilai merek.
Unit bisnis yang dilepas Shell di Indonesia itu mencakup jaringan SPBU yang tersebar di 200 lokasi, lebih dari 160 SPBU dimiliki langsung oleh perusahaan. Shell juga memiliki terminal BBM di Gresik, Jawa Timur.
Bisnis Pelumas
Selepas melepas unit bisnis SPBU, Shell Indonesia bakal tetap menjalankan bisnis pelumas di Tanah Air.
Shell memiliki dan mengoperasikan pabrik pelumas dengan kapasitas mencapai 300 juta liter per tahun dan sedang membangun pabrik manufaktur gemuk di Marunda yang akan memiliki kapasitas 12 kilo ton per tahun.
Pada 2022, Shell mengakuisisi EcoOils yang memiliki dua fasilitas pengolahan di Indonesia. Akuisisi ini menambah portofolio bisnis bahan bakar rendah karbon Shell di kawasan tersebut.
(azr/wdh)






























