Logo Bloomberg Technoz

Untuk diketahui, awal pekan ini terjadi bencana alam besar yang cukup terdampak pada wilayah padat wisatawan, di Bali. Berdasarkan sejumlah video yang diunggah di sosial media, sejumlah lokasi bahkan sampai terendam akibat insiden tersebut.

Berdasarkan informasi, 14 orang menjadi korban dan dinyatakan meninggal dunia. Dua lainnya masih hilang. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menjabarkan; 8 korban meninggal berasal dari Kota Denpasar, 2 korban dari Kabupaten Jembrana, 3 korban dari Kabupaten Gianyar, 1 orang dari Kabupaten Badung. 2 orang hilang teridentifikasi di Kota Denpasar.

Pada saat hujan lebat terjadi musibah lain, tanah longsor muncul di 12 titik di Kabupaten Karangasem, 5 titik di Kabupaten Gianyar dan satu titik di Kabupaten Badung. Penanganan darurat masih terus dilakukan oleh berbagai pihak di masing-masing wilayah dengan bantuan BPBD Provinsi Bali dan BNPB. 

Setelah korban meninggal dunia, musibah hujan dan longsor membawa kerugian materil karena rumah-rumah serta bangunan hotel terendam di sekitar Tabanan, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, hingga Denpasar, menurut laporan Bloomberg News.

Situasi terbaru dapat membahayakan ekonomi pulau yang sangat bergantung pada pendapatan pariwisata dan perjalanan internasional. Selain isu perubahan iklim Bali juga tengah menghadapi kerentanan urbanisasi masif, serta tata kelola drainase tak memadai.

(wep)

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone