Konsensus Bloomberg: Juni, Ekspor-Impor RI Tumbuh Lebih Tinggi
Hidayat Setiaji
31 July 2025 13:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Selain inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) juga akan merilis data kinerja perdagangan internasional Indonesia periode Juni. Bagaimana pasar memperkirakan ekspor, impor, dan neraca perdagangan Ibu Pertiwi?
Hingga Kamis (31/7/2025) pagi, konsensus Bloomberg yang melibatkan 21 analis/ekonom menghasilkan median proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia pada Juni sebesar 10,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Jika terwujud, maka jauh lebih tinggi dibandingkan Mei dengan kenaikan 6,98% yoy.
Kenaikan harga sejumlah komoditas ekspor utama Indonesia sepertinya menjadi penyokong tingginya pertumbuhan ekspor. Selama Juni, harga batu bara di pasar internasional naik 4,32% secara point-to-point.
Sedangkan harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) menguat 2,81%.
Kedua komoditas itu saja sudah berperan besar bagi ekspor Indonesia. Sepanjang Januari-Mei, nilai ekspor bahan bakar mineral yang didominasi batu bara mencapai US$ 13,15 miliar. Angka itu setara dengan 12,4% dari total ekspor non-migas Indonesia.




























