Logo Bloomberg Technoz

Kuota PLTS Atap 2026 Sudah Habis, Bakal Ditambah 500 MW Lagi

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 April 2026 11:50

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di China./dok. Bloomberg
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di China./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) mengungkapkan kuota pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap pada tahun ini sebesar 485 megawatt (MW) sudah habis dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bahkan, saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disebut-sebut bakal mengajukan tambahan kuota tambahan sekitar 400—500 MW ke PT PLN (Persero). Terlebih, daftar tunggu untuk mendapatkan kuota PLTS atap sudah mencapai 200 MW.

“Kuota saat ini 485 MW sudah 100% terserap, daftar tunggu 200 MW. Selain itu insyaallah ada penambahan sekitar 400—500 MW lagi,” kata Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari kepada Bloomberg Technoz, Jumat (17/4/2026).


Mada mengungkapkan penuhnya kuota pendaftaran PLTS atap tersebut memang terjadi setiap tahunnya. Dia menilai gejolak pasokan energi fosil yang saat ini terjadi tak begitu memengaruhi permintaan penggunaan PLTS di Indonesia.

“Betul ada permintaan tambahan, tetapi tidak banyak. Permintaan rooftop [PLTS atap] selalu banyak dari tahun ke tahun,” tegas dia.