Trump Optimistis Capai Kesepakatan Damai Permanen dengan Iran
News
17 April 2026 07:45

Josh Wingrove, Patrick Sykes dan Arsalan Shahla - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan nada optimisme terkait prospek pencapaian gencatan senjata permanen dengan Iran. Saat ini, kedua belah pihak tengah mendiskusikan perpanjangan jeda tempur sebelum masa berlakunya habis pekan depan.
"Tampaknya sangat bagus bahwa kita akan membuat kesepakatan dengan Iran, dan itu akan menjadi kesepakatan yang baik," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis (16/4). Ia menambahkan bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran kemungkinan besar akan berlanjut akhir pekan ini.
Trump mengeklaim, meski tanpa menyertakan bukti, bahwa Iran telah menyetujui poin-poin yang selama ini ditentang keras, termasuk melepaskan ambisi senjata nuklir dan menyerahkan material nuklirnya. Menurut Trump, kesepakatan tersebut juga akan mencakup "minyak gratis" dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Hingga kini, Teheran belum memberikan konfirmasi publik terkait konsesi tersebut.
Ekspektasi Trump akan resolusi cepat berbanding terbalik dengan pandangan beberapa pemimpin negara Arab di Teluk dan Eropa. Mereka memprediksi bahwa kesepakatan damai AS-Iran akan memakan waktu setidaknya enam bulan. Meski Trump merasa tidak perlu memperpanjang gencatan senjata dua minggu saat ini untuk mencapai kesepakatan, ia menyatakan bersedia melakukannya jika memang diperlukan.




























